Prenggan- Sekitar 45 siswa TK ABA Kleco mengikuti kegiatan outing class edukatif dengan mengunjungi Pusat Hewan Qurban (PHQ) Prenggan Kotagede pada Kamis, 21 Mei 2026. Guru TK ABA Kleco, Tri Astuti, S.Pd.AUD, mendampingi langsung kegiatan ini sebagai bagian dari pembelajaran langsung di lapangan.
Koordinator Pelayanan PHQ Prenggan, Kuswanto, bersama Yuliana Azizah selaku petugas pelayanan, menyambut rombongan dengan hangat. Dalam sambutannya, Kuswanto mengucapkan selamat datang sekaligus menjelaskan berbagai hal terkait hewan qurban, khususnya kambing, dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami anak-anak.

Pada kesempatan tersebut, Kuswanto juga menyampaikan kisaran harga kambing qurban yang tersedia di PHQ Prenggan.
“Harga kambing qurban di PHQ Prenggan ada yang Rp1.850.000, Rp2.500.000, hingga Rp6.500.000, tergantung ukuran, bobot, dan kualitas hewannya. Kami menyampaikan penjelasan ini secara sederhana agar anak-anak dapat mengenal ibadah qurban sejak dini,” ujar Kuswanto.

Selain mengenal hewan dan harga qurban, anak-anak juga mempelajari sejarah ibadah qurban dalam agama Islam yang bersumber dari kisah keteladanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. Guru menyampaikan kisah tersebut secara singkat dan komunikatif sebagai teladan ketaatan, keikhlasan, serta kepatuhan kepada perintah Allah SWT.
Melalui kegiatan outing class ini, sekolah menanamkan nilai-nilai ibadah qurban sejak dini, menumbuhkan empati dan kepedulian sosial, serta melatih keberanian dan rasa ingin tahu anak melalui pengalaman belajar secara langsung.
Suasana kunjungan berlangsung ceria dan penuh antusiasme. Anak-anak tampak kompak dan bersemangat sambil membawa bendera sebagai identitas kelompok selama kegiatan berlangsung. Mereka menikmati kesempatan melihat langsung kambing dan sapi qurban di kandang. Beberapa siswa dengan berani mendekat, mengajukan pertanyaan, serta menunjuk hewan yang menarik perhatian mereka. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran di luar kelas mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan berkesan bagi anak usia dini.

Sementara itu, Tri Astuti, S.Pd.AUD, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik.
“Melalui kunjungan ini, anak-anak belajar mengenal qurban dengan cara yang menyenangkan, melihat langsung hewannya, serta memahami maknanya sesuai dengan usia mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan edukatif ini, PHQ Prenggan Kotagede berperan tidak hanya sebagai pusat penjualan hewan qurban, tetapi juga sebagai sarana edukasi keagamaan yang mendukung pembentukan karakter dan penanaman nilai-nilai Islam sejak usia dini.(Luh)












