Prenggan- Sekitar ±70 siswa dari TK ABA Musholla melaksanakan kunjungan edukatif ke PHQ Prenggan Kotagede pada Jum’at (22/5). Kegiatan ini didampingi para guru dan pendamping sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual di luar kelas.
Dalam kunjungan tersebut, anak-anak mendapatkan edukasi mengenai ibadah qurban, mulai dari pengenalan jenis hewan yang boleh dijadikan qurban hingga syarat-syarat hewan qurban sesuai tuntunan syariat Islam. Anak-anak tampak antusias mengikuti kegiatan, terlebih saat melihat langsung hewan-hewan qurban yang ada di lokasi.
Panitia bagian pelayanan PHQ Prenggan Kotagede, Ari Sutantriyati, menyampaikan bahwa edukasi qurban sejak dini menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai keikhlasan dan kepedulian sosial. “Anak-anak dikenalkan hewan yang boleh untuk qurban, seperti sapi, kambing, dan domba, serta syarat hewan qurban yang sehat, tidak cacat, dan telah cukup umur,” jelasnya.

Ibadah qurban memiliki dasar yang kuat dalam ajaran Islam. Allah SWT berfirman:
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.”
(QS. Al-Kautsar: 2)
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Tidak ada suatu amalan yang dilakukan anak Adam pada hari Nahr yang lebih dicintai Allah selain menyembelih hewan qurban.”
(HR. Tirmidzi)
Melalui kegiatan ini, PHQ Prenggan Kotagede mengajak masyarakat untuk menunaikan ibadah qurban pada Idul adha tahun ini melalui lembaga yang amanah, transparan, dan sesuai syariat. Berqurban bukan hanya bentuk ketaatan kepada Allah SWT, tetapi juga sarana berbagi kebahagiaan kepada sesama, khususnya masyarakat yang membutuhkan.
Dengan menyalurkan qurban melalui PHQ Prenggan Kotagede, pekurban turut berkontribusi dalam pendistribusian daging qurban yang tepat sasaran serta mendukung program edukasi dan sosial yang berkelanjutan. Semangat berbagi dan kepedulian yang ditanamkan sejak usia dini diharapkan dapat menginspirasi keluarga dan masyarakat luas untuk bersama-sama menghidupkan syiar qurban.
PHQ Prenggan Kotagede membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berqurban dengan proses yang mudah, hewan terjamin kesehatannya, serta pelaksanaan yang sesuai tuntunan syariat. Momentum Idul adha menjadi saat yang tepat untuk memperkuat ibadah sekaligus menebar manfaat bagi umat. (Luh)













